Intinya: Post-Sun Blush adalah cara menampilkan rona ‘seperti terkena matahari’ lewat makeup, bukan melalui paparan sinar matahari sungguhan. Dalam koleksi musim semi 2027 di Milan Fashion Week pada September 2026, tampilan yang menghubungkan rona rose dan burgundy pada pipi serta batang hidung diperkenalkan sebagai salah satu tren kecantikan utama.[1]

beauty_post_sun_blush_20261002_1440x1080

Makeup seperti apa Post-Sun Blush itu?

Vogue merangkum tampilan di runway Missoni dan Alberta Ferretti, antara lain, sebagai Post-Sun Blush—warna rosy dan burgundy dihubungkan melintasi pipi dan hidung.[1] Intinya bukan meniru peradangan kulit yang sebenarnya, melainkan mengambil penempatan warna dari rona kemerahan alami.

Tidak bisakah warna yang sama dibuat dengan tanning sungguhan?

FDA menjelaskan bahwa tidak ada tanning yang aman dan bahwa kulit yang menggelap setelah terpapar sinar UV merupakan respons terhadap kerusakan kulit.[2] Karena itu, tampilkan warna tren ini dengan makeup dan hindari cara yang membakar kulit.

Bagaimana cara mengaplikasikannya agar tidak terlihat seperti kulit terbakar matahari?

Mulailah dengan mengaplikasikan sedikit produk pada bagian tertinggi kedua pipi, lalu hubungkan ke batang hidung hanya menggunakan sisa produk pada kuas atau puff. Untuk rona kulit dingin, pilih kelompok warna yang menyatu dengan warna kulit, seperti berry dan plum; untuk rona kulit hangat, pilih brick dan rose brown. Cara ini membantu mengurangi kesan merah yang berlebihan.

Bolehkah blush diaplikasikan di atas sunscreen?

Boleh. Setelah mengaplikasikan sunscreen dalam jumlah yang cukup, aplikasikan warna dengan menepuk-nepuk, bukan menggosoknya. American Academy of Dermatology merekomendasikan produk broad-spectrum dengan SPF 30 atau lebih dan tahan air, lalu mengaplikasikannya kembali sekitar setiap 2 jam saat berada di luar ruangan, atau setelah berenang dan berkeringat.[3]

Bolehkah mengikuti tampilan ini pada kulit yang benar-benar terbakar matahari?

Jika kulit terasa panas atau perih, menghindari sinar UV dan memulihkan kulit harus didahulukan daripada makeup berwarna. Tidak perlu menambahkan makeup pada kulit yang memerah demi menciptakan kembali tren ini.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah ini sama dengan makeup bronzer?

Berbeda. Bronzer menambahkan bayangan cokelat secara lebih luas, sedangkan Post-Sun Blush memusatkan rona kemerahan dalam nuansa rose dan merah di sekitar pipi serta hidung.

Bisakah digunakan pada musim gugur?

Bisa. Gunakan warna-warna dalam seperti burgundy, wine, dan rose brown secara tipis, alih-alih coral, agar menyatu secara alami dengan makeup musim gugur.

DERME VERDICT

Post-Sun Blush ala Milan bukan tren yang menganjurkan tanning sungguhan. Lindungi kulit dari sinar UV, lalu pinjam rona hangat yang seolah tersisa setelah liburan hanya melalui makeup—itulah interpretasi yang paling sederhana dan aman.[1][2]

Sumber