Kesimpulannya, rambut mengembang tidak dapat dijelaskan hanya oleh “kekurangan kelembapan”. Kerusakan pada permukaan rambut, gesekan saat rambut basah, dan penataan dengan panas yang berulang dapat terjadi bersamaan, sehingga tingkat frizz pada orang yang sama bisa sangat berbeda tergantung musim dan kelembapan udara. [1][2]
Pada 22 September 2026, Vogue membahas perawatan frizz dan menyebut pembersihan yang lembut, penggunaan kondisioner, pengurangan gesekan akibat handuk kasar, produk leave-in, serta pengurangan paparan panas berlebih sebagai langkah utama. Intinya, kebiasaan yang diulang setiap hari lebih penting daripada produk itu sendiri. [1]

Mengapa rambut bisa mengembang?
Saat rambut kering atau rusak, permukaannya menjadi kurang halus sehingga tidak dapat memantulkan cahaya secara merata dan bisa menjadi lebih sensitif terhadap perubahan kelembapan. Namun, frizz juga dipengaruhi oleh bentuk rambut bawaan—seperti keriting atau lurus—serta tingkat kerusakannya. Karena itu, tidak tepat menyederhanakannya menjadi “rambut kering = frizz”. [1]
Apa yang perlu diperhatikan lebih dulu daripada mengganti sampo?
American Academy of Dermatology (AAD) menganjurkan penggunaan sampo terutama pada kulit kepala, bukan menggosokkannya dengan kasar ke seluruh rambut, lalu menggunakan kondisioner setelah mencuci. Kondisioner membantu menghaluskan rambut sehingga dapat mengurangi kusut dan gesekan. [2]
Label “sulfate-free” saja tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa suatu sampo bersifat lembut. Dokter kulit yang dikutip Vogue juga menjelaskan bahwa yang perlu diperhatikan bukan sekadar ketiadaan sulfat, melainkan apakah rambut terasa sangat kaku dan kering setelah dicuci. [1]
Mengapa menggosok rambut basah dengan handuk dapat membuatnya semakin mengembang?
Rambut basah rentan mengalami kerusakan fisik. AAD menyarankan agar rambut basah tidak digosok dengan kasar, melainkan dikeringkan dengan menyerap air menggunakan handuk atau kaus, serta menggunakan sisir bergigi jarang untuk mengurangi tarikan. [2][3]
Untuk siapa kondisioner leave-in bermanfaat?
Kondisioner leave-in adalah kondisioner yang dibiarkan pada rambut tanpa dibilas. AAD menjelaskan bahwa produk ini dapat membantu rambut yang kering atau keriting, rambut yang sering diwarnai atau ditata dengan panas, serta rambut yang mudah kusut dan mengembang. Sebaiknya mulai dengan sedikit produk pada panjang rambut dan ujungnya sesuai kebutuhan, alih-alih mengoleskannya berlebihan pada kulit kepala. [4]
Seberapa banyak penataan dengan panas perlu dikurangi?
AAD menganjurkan untuk mengurangi frekuensi dan suhu penggunaan alat panas seperti pengering rambut dan catokan, serta memilih suhu rendah atau sedang. Jika rambut sudah terasa kasar dan bercabang, mengurangi paparan panas perlu didahulukan sebelum menambahkan lebih banyak produk penambah kilau. [3]
FAQ. Jika frizz parah, apakah sebaiknya rambut lebih jarang dicuci?
Jawabannya: “tidak berlaku untuk semua orang”. Frekuensi mencuci bergantung pada kadar minyak di kulit kepala, ketebalan rambut, dan pola ikalnya. Menjaga kulit kepala tetap bersih sekaligus menghindari pembersihan berlebihan pada panjang rambut adalah keseimbangan yang penting. [2]
FAQ. Apakah masalahnya akan teratasi jika memakai banyak minyak?
Minyak dapat membuat permukaan rambut tampak lebih halus, tetapi bukan perawatan yang mengembalikan rambut rusak ke kondisi semula. Sebaiknya dahulukan penggunaan kondisioner, pengurangan gesekan, dan pengaturan paparan panas, lalu gunakan minyak secukupnya sebagai pelengkap.
DERME VERDICT
Prioritas dalam mengelola frizz adalah “hindari pembersihan yang terlalu kuat → gunakan kondisioner setiap kali mencuci → kurangi gesekan pada rambut basah → kurangi penataan dengan panas”. Sebelum membeli banyak produk, ubah keempat kebiasaan ini secara konsisten selama 2–4 minggu. Jika disertai rambut yang mudah patah parah atau kerontokan mendadak, pemeriksaan ke dokter kulit perlu didahulukan.
- Sumber
- [1] Vogue·6 Steps to Smooth, Frizz-Free Hair·2026-09-22
- [2] American Academy of Dermatology·Tips for healthy hair·Dikonfirmasi 2026-09-27
- [3] American Academy of Dermatology·Hair styling without damage·Dikonfirmasi 2026-09-27
- [4] American Academy of Dermatology·Dermatologists' top tips for using leave-in conditioner·2024-03-26
- [2] American Academy of Dermatology·Tips for healthy hair·확인 2026-09-27
- [3] American Academy of Dermatology·Hair styling without damage·확인 2026-09-27

